Yogyakarta, 21 Desember 2011
Dear Santa,
Aku tahu bahwa Natalan sudah tiba dan aku sangat senang akan hal itu karena aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan. Walupun demikian Santa, disisi lain aku merasa sedih karena aku tidak dapat merayakan natal bersama keluargaku. Sudah dua tahun sejak aku memutuskan melanjutkan studyku di kota ini, aku tidak merayakan Natal bersama mereka. Dan sekarang aku sangat merindukan mereka: “papa, mama, kakakku, beserta adik-adikku yang nakal.” Akan tetapi, itu tidak mengurangi rasa sukacita dan damai dihatiku atas kelahiran putra Natal pembawa damai itu. Aku masih memiliki teman-teman yang kocak, kita akan Natalan bersama dan akan bertukar kado Natal lagi.
Oia santa, terima kasih atas kado natal yang diberikan setahun lalu. Semoga kali ini aku bisa mendapatkan yang aku inginkan lagi. Aku punya beberapa keinginan di natal kali ini: pertama-tama aku akan meminta kebijaksanaan, hikmat dan akal budi. Kedua, aku akan meminta nilai-nilai yang bagus pada semester III dan IV ini. Selanjutnya, aku akan meminta Santa untuk memberikan beberapa bungkus choky-choky dan beng-beng, tidak lupa juga segelas dawet ireng setiap hari selama natalan ini (hahaha). Permintaanku yang terakhir yaitu ‘lindungi keluarga dan teman-temanku.’
Aku berharap Santa dapat menyampaikan beberapa permintaanku ini kepada Bapa di surga dan Putera Natal itu, agar permintaanku terkabul. Terima kasih santa atas kesediaanmu, aku menyayangimu Santa.
sincerely yours,
Cindy Yubelina Makatita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar